Tampilkan postingan dengan label Prediksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prediksi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 November 2011

Lima makhluk bumi yang mungkin bisa hidup di luar angkasa

Selalu ada pertanyaan di dalam benak kita semua: “apakah ada makhluk hidup yang bisa tinggal dan bertahan di planet lain?” jika kita berbicara soal manusia, mungkin tidak. Tetapi, mungkin lima makhluk bumi di bawah ini bisa.

Untuk bertahan hidup, manusia selalu membutuhkan unsur-unsur pendukung kehidupan seperti oksigen. Namun beberapa makhluk hidup yang ada di bumi ini ternyata memiliki karakteristik yang cukup unik dan karakteristik ini memungkinkan mereka untuk hidup pada kondisi ekstrim di luar angkasa.

Sekarang, mari kita lihat lima makhluk super berikut ini:

1. Cacing yang hidup di es metana



Melihat foto di atas, mungkin akan teringat dengan salah satu makhluk dalam film alien. Namun, makhluk yang terlihat cukup mengerikan di atas sebenarnya adalah makhluk bumi. Ya, ia diam di antara kita.

Makhluk itu sesungguhnya adalah seekor cacing yang hidup di lempengan es metana yang terdorong ke permukaan dari dasar laut di dekat pantai mexico.

Es metana adalah sebuah gas hidrat yang terbentuk secara alami pada tekanan tinggi dan temperatur rendah di dasar laut yang dalam.

Menurut para ahli dari pennsylvania state university, penemuan cacing ini telah membangkitkan berbagai spekulasi mengenai kehidupan di luar angkasa.

Erin mcmullin, salah satu peneliti yang turut menemukan cacing tersebut berkata:
“sangat menyenangkan ketika kita sibuk berspekulasi mengenai kehidupan di planet lain, kita malah terus menemukan bentuk kehidupan baru yang sepertinya bukan berasal dari bumi.”
lalu, jika kita memberikan sebuah tempat baru baginya di angkasa luar, dimanakah tempat yang cocok baginya?

Jawabannya adalah di titan, salah satu bulan saturnus.

Di titan, terdapat lautan methana yang berlapis-lapis. Jika kita menaruh cacing ini di titan, ada kemungkinan ia dapat bertahan hidup dengan mendiami lapisan es tersebut.

2. Makhluk yang bisa hidup di ruang hampa



Setelah melihat foto di atas,kebanyakan akan segera teringat dengan beruang. Tidak salah juga. Tapi, makhluk lucu ini bukan seekor beruang. Ia bernama tardigrade. Karena kemiripannya dengan beruang, ia juga sering disebut dengan nama beruang air.

Berbeda dengan beruang darat yang bertubuh besar, makhluk ini hanya memiliki panjang sekitar setengah milimeter. Ini membuatnya tidak terlihat oleh mata telanjang.

Tetapi, jangan menilainya hanya dari ukurannya. Makhluk mikro ini termasuk salah satu makhluk hidup yang paling tangguh di bumi.

Ia memiliki satu kekuatan super.

Ia bisa masuk ke dalam kondisi diam sempurna yang disebut tun. Dalam kondisi ini, makhluk ini bisa bertahan terhadap fluktuasi temperatur, bahkan yang paling ekstrim sekalipun.

Pada tahun 2008, beberapa ekor tardigrade ikut dikirim ke luar angkasa dan terbukti kalau mereka bahkan bisa bertahan di dalam ruang hampa udara.

Jadi, jika kita melepasnya ke ruang angkasa, ada kemungkinan kalau makhluk ini bisa mengarunginya hingga menemukan tempat berdiam yang cocok baginya.

3. Cacing raksasa pemakan belerang



Makhluk ini hidup di tepi gunung api super panas jauh di dasar lautan. Dan ia memakan belerang yang dibawa oleh bakteri lokal.

Cacing raksasa ini bisa bertumbuh hingga sepanjang 2,1 meter dan bisa hidup 5 mil di bawah permukaan laut dalam kondisi tekanan yang ekstrim. Tubuh mereka didominasi warna merah. Ini karena banyaknya nadi yang berisi darah di dalamnya.

Yang menarik dari cacing ini adalah kemampuannya bertahan terhadap panas yang ekstrim dan masih tetap bisa menerima kebutuhan hidup yang cukup.

Dimanakah tempat yang cocok baginya di luar angkasa?

Makhluk ini mungkin bisa hidup di venus dimana terdapat sumber belerang yang luar biasa banyak

4. Mikroba antartika pemakan besi



darah mengalir deras di antartika. Apakah ada pembantaian hewan besar-besaran sedang berlangsung?

Tidak! Unsur berwarna merah itu ternyata mikroba yang berdiam di dalam kumpulan air yang terjebak di bawah lapisan es.

Menurut majalah nature:
“cairan ini telah terjebak di dalam glasier selama paling tidak 1,5 juta tahun lamanya. Di dalamnya, paling tidak terdapat 30 jenis bakteri yang masing-masingnya memiliki pergerakan kimia yang unik.”
menurut salah satu peneliti bernama mikucki, mikroba ini menggunakan sulfat sebagai katalis dalam sebuah rantai reaksi yang kompleks dimana penerima elektron akhirnya adalah besi.
“ini adalah contoh bagaimana sebuah ekosistem berhasil bertahan walaupun tertutupi oleh kegelapan dan es yang tebal.”

“life finds a way.”
dengan karakteristik ini, maka mikroba ini mungkin dapat hidup di europa, salah satu bulan jupiter yang memiliki lautan yang kaya akan zat besi di bawah lapisan esnya yang tebal.

5. Bakteri yang mampu bertahan dari radiasi



d. Radiodurans adalah nama bakteri ini. Ia mampu bertahan dalam dosis radiasi yang seribu kali lebih kuat dibanding dosis yang dapat diterima manusia.

Kemampuan ini didapatkannya karena sistem pemulihan dnanya yang unik.

Manusia yang menerima radiasi umumnya meninggal karena partikel radioaktif tersebut menghancurkan dnanya. Akibatnya sistem regulasi di tubuh pun terhenti.

namun bakteri ini secara menakjubkan mampu menyusun kembali dna nya yang telah hancur.

salah satu masalah yang dihadapi ketika manusia mencoba untuk hidup di bulan atau mars adalah adanya radiasi yang cukup mematikan. Jika bakteri ini dilepas di angkasa, maka radiasi yang ada di sana tidak akan mampu mempengaruhi tubuhnya.

Jadi, jika suatu hari kita menjelajahi angkasa luar dan planet-planetnya, jangan heran kalau suatu hari kita bisa menemukan makhluk seperti ini di sana. Mungkin saja!

Jumat, 11 November 2011

Kehancuran Peradaban Manusia 2210?

Apa saja faktor-faktornya?

1.Energi
   Ya faktor pertama dari kehancuran manusia adalah energi.
Mungkin anda akan bertanya apa hubungan antara energi dan perilaku manusia akan membawa kehancuran?
Jawabnya adalah perilaku boros.
Dalam memakai bahan bakar fosil,manusia menghabiskannya seolah-olah tidak akan pernah habis.
Ibarat anak kecil yang memakan permen tanpa batas,dan tanpa rasa puas, kita menyedot bahan bakar fosil tanpa batas,padahal kita tahu bahan bakar fosil adalah akumulasi dari bekas fosil purba dan cahaya surya kuno selama berjuta-juta tahun.
Memang sudah ada berbagai macam energi alternatif yang ditemukan seperti kincir angin,cahaya surya,dan bioenergi, tapi bisakah hal diatas mengantikan energi fosil?jawabannya tidak.
Sebagai ilustrasi,sebanyak 10000 kincir angin yang luasnya bisa menutupi gurun sahara,hanya mampu mencukupi kebutuhan 3/4 listrik U.S
Selanjutnya anda akan menjawab,kan ada nuklir?
nuklir memang sebuah solusi cerdas,tapi anda tahu sendiri dampak nuklir seperti yang terjadi difukushima,bisa merusak alam bahkan membunuh manusia
Jadi akankah kita menjadi peradaban pertama yang berdiri diatas puing teknologi kita sendiri? 

2.Bencana lingkungan 
   Ini merupakan akumulasi dari perbuatan kita akan penggunaan bahan bakar fosil berlebihan,penebangan pohon untuk pengalihan fungsi industri,dan hal lainnya.
Manusia mungkin bisa menghadapi bencana lingkungan secara langsung,seperti kenaikan air laut,maka kita dapat membangun bangunan yang lebih tinggi dari permukaan air laut,tapi bagaimana yang akibat secara tidak langsung,seperti kerusakan pangan?maka kita tidak akan bisa menghadapinya.
Mungkin saat ini kita bisa memilih makanan yang ada disupermarket,tapi apabila terjadi bencana lingkungan parah,maka rak makanan akan kosong
Manusia,apabila tidak makan siang dari jam 12 siang secara massal,makan besok pagi akan ada kekacauan massal dijalanan untuk berebut makanan
sudah terbukti dari kasus kelaparan dichilli,dan negara miskin afrika.
jadi siapkah anda berebut makanan akibat perbuatan anda?
Sekedar info,bencana lingkungan sudah dipercepat akibat dikutub utara sudah keluar gas metana kuno yang terperangkap dalam ES kutub
metana merupakan gas rumah kaca yang 30 kali lebih berbahaya dari gas CO2
dalam merusak ozon

3.Pangan
   pangan merupakan kebutuhan fundamental dalam hidup,
memang saat ini kemajuan teknologi hampir dapat mencukupi kebutuhan pangan dunia dengan bantuan teknologi seperti pestisida dan pupuk buatan.
Tapi tahukah anda saat kita menuangkan pupuk buatan dan pestisida,secara langsung kita menuangkan bahan bakar minyak ketanah.
Mengapa?karena pestisida dan pupuk buatan merupakan hasil residu dari distilasi bahan bakar fosil.
Hal ini akan mengakibatkan rusaknya humus ditanah,bahkan bisa merubah tanah subur menjadi gurun
akankah kemajuan teknologi pertanian kita akan menghancurkan kemampuan pangan kita?seperti yang telah dialami bangsa maya kuno?
who's know?

4.Konflik
   Konflik merupakan bentuk konfrotasi langsung untuk memperoleh apa yang diinginkan.
Ledakan populasi merupakan salah satu pemicu konflik.
Bangsa maya dihadapkan pada konflik sesama untuk berebut pangan akibat ledakan populasi.
Dizaman modern ini,mungkin negara bisa membatasi negaranya dengan dinding pembatas untuk menhindari kedatangan masyarakat dari negara miskin
yang dipenuhi keputusasaan dan kelaparan,seperti perbatasan negara miskin afrika dan Mesir,Tapi seberapa lamakan dinding itu akan dapat bertahan dari masyarakat kelaparan yang makin banyak?
Ibarat tamu yang ingin memperoleh sesuatu dari rumah kita,mereka akan selalu mengedor pintu rumah kita,apabila tidak bisa ya tinggal didobrak.
Arus informasi intenet yang cepat mungkin bisa membantu untuk memanggil bantuan dari luar secara cepat
tapi yang namanya internet itu ibarat pisau bermata dua,bisa membantu atau mungkin malah membantu menjalarnya konfik seperti yang terjadi dimesir,libya,tunisia,dan suriah saat ini.
jadi siapkah kita?


5.Sistem Finansial
   Sistem finansial tidak lebih sebuah kepercayaan antar pemakai secarik uang kertas agar mendatangkan pemikiran bahwa uang itu berharga,
apabila sistem finansial itu hancur maka tidak akan ada yang namanya kelompok sosial,tetapi individu yang selalu waspada agar tidak merugi.
pada tahun 2008,pailit global melanda dunia akibat kredit macet real estate
jutaan triliun dollar tabungan hilang.Memicu beberapa kekacauaan massal seperti di Yunani
Bisa anda bayangkan apabila kekacauan finasial yang lebih besar terjadi,
maka orang tidak akan mau berkerja,karena tidak ada uang sebagai imbalan kerja,sehingga bisa memicu hilangnya industri pokok seperti makanan,baju dan perumahan.
Akibatnya kekacauan massal terjadi,karena tidak tercukupi kebutuhannnya,
penjajahan akan kembali terjadi karena mereka ingin mendapatkan buruh sebagai tenaga produksi,
yang akan dijajah tentu tidak akan mau,mereka akan mengadakan perlawanan,sehingga bisa memicu perang
sekarang zaman sudah maju,perang cuman pakai nuklir.
coba anda bayangkan radiasi nuklir ada dimana2?